Blog

Ramadhan merupakan bulan yang agung. Pada bulan  itu tidak hanya diwajibkan untuk berpuasa bagi orang-orang yang beriman, melainkan juga bulan dimana al-Qur’an diturunkan ke muka bumi sebagai petunjuk bagi manusia dan sebagai pembeda antara yang haq dan yang bathil. Rasulullah saw dalam menyambut bulan ramadhan yaitu ketika pada bulan sya’ban, beliau memperbanyak puasa. Hal tersebut ditegaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah ra:

رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

“Saya (Aisyah) tidak pernah melihat Rasulullah saw berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan ramadhan. Juga saya tidak pernah melihat beliau banyak berpuasa kecuali di bulan sya’ban” (HR Imam Bukhari).

Dalam menyambut bulan ramadhan selain seperti apa yang telah Rasulullah saw contohkan di atas dengan memperbanyak puasa di bulan sya’ban, sebagai seorang muslim tentu ada beberapa hal yang perlu disiapkan. Pertama, persiapan material, yaitu mempersiapkan sarana prasarana untuk menunjang kegiatan ramadhan. Dapat dilakukan dengan membersihkan masjid, menyediakan al-Qur’an, menyiapkan harta untuk bersedekah, infak juga menyiapkan makanan untuk berbuka puasa (takjil). Kedua, persiapan jiwa, yaitu dengan memperbanyak ibadah di bulan sya’ban terutama puasa, sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadis di atas. Ketiga, persiapan keilmuan, yaitu dengan melakukan kajian fikih siyam, menguatkan kembali tentang hukum-hukum yang berkaitan dengan puasa, seperti hal-hal yang membatalkan puasa, yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika puasa, maupun problematika yang lainnya. Dengan segala persiapan tersebut diharapkan dapat memperbaiki puasa kita sehingga setiap tahunnya akan semakin bertambah baik.

Bulan ramdhan sebagai bulan yang suci dan penuh berkah tentu memiliki banyak keutamaan. Adapun keutamaan ibadah di bulan ramadhan adalah:

  1. Puasa adalah hak Allah dan Dia sendiri yang akan membalasnya.
  2. Puasa adalah perisai untuk membentengi diri dari perbuatan munkar (tidak baik).
  3. Puasa sebagai jalan untuk mewujudkan manusia yang bertakwa.
  4. Puasa dapat menjadi obat penyakit hati.
  5. Puasa dapat menjadikan seseorang senantiasa berkata jujur dan menjauhi sifat dusta.
  6. Puasa dapat mengendalikan nafsu seksual yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam perbuatan keji dan dosa.
  7. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari pada bau minyak kasturi.
  8. Bagi seseorang yang berpuasa, memiliki dua kegembiraan yaitu saat berbuka dan tatkala kelak bertemu dengan Allah lantaran puasanya.
  9. Satu kebaikan di bulan ramadhan akan dilipatgandakan 10 sampai 700 kali lipat.
  10. Orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu khusus yang bernama ar-Rayyan.
  11. Orang yang berpuasa sehari karena Allah akan dijauhkan dari neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.
  12. Orang yang berpuasa karena iman dan keridhaan Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
  13. Pada bulan ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.

Demikianlah, sedikit pembahasan mengenai persiapan dalam menyambut bulan ramadhan. Semoga kita semua diberi kesempatan untuk bertemu bulan yang suci dan penuh berkah serta maghfirah Allah dan semoga kita semua dapat senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas puasa serta ibadah-ibadah yang ada di bulan ramadhan. Sebagai penutup mari kita sambut bulan ramadhan dengan mengucapkan:

مرحبا يا رمضان

“Selamat datang wahai bulan puasa” (HR Thabrani).

×

Hallo Sobat Askafi!

Silahkan klik dibawah untuk chat melalui Whatsapp atau ajukan pertanyaan melalui Email di lazismuaskafi@gmail.com

× Hallo ada yang bisa kami bantu?