Blog

Tanpa terasa bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan pengampunan tahun ini akan segera pergi. Beruntunglah bagi kaum muslimin dan muslimat yang bisa memanfaatkan bulan suci Ramadhan ini dengan amal ibadah, mendekatkan diri kepada Allah dan mengumpulkan segala amal kebaikan.

Bagi mereka yang beruntung itulah yang akan akan merayakan hari kemenangan yaitu hari raya Idul Fitri. Mengapa hanya mereka yang mencapai kemenangan, karena mereka mampu menundukkan hawa nafsu duniawi selama bulan Ramadhan serta mampu mengoptimalkan amal ibadah dengan penuh keikhlasan. Hari raya Idul Fitri adalah hari kemenangan sejati bagi mereka. Semoga kita semua masuk dalam golongan orang-orang yang beruntung itu.

Dengan perginya bulan suci Ramadhan, meskipun kita semua sedih karena kita belum tentu dan belum bisa menjamin untuk bertemu dengan bulan suci Ramadhan tahun depan. Mari kita sambut Idul Fitri dengan penuh sukacita dan saling memaafkan. Mari kita satukan niat tulus ikhlas dalam hati kita, kita hilangkan penyakit-penyakit hati seperti, rasa iri hati, rasa benci, rasa dengki, rasa sombong dan rasa bangga dengan apa yang kita miliki. Mari kita pertahankan amalan-amalan kebaikan pada bulan Ramadhan untuk kita laksanakan pula di bulan-bulan lainnya.

Pemerintah melalui sidang Isbat yang digelar secara online pada hari Jum’at, 22 Mei 2020 memutuskan bahwa hari raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Ahad, 24 Mei 2020. Hari raya Idul Fitri selalu identik dengan mudik ke kampung halaman dan silaturrahim dengan sanak saudara, tetangga, teman, dan lain sebagainya. Namun, kondisi hari raya Idul Fitri tahun ini sangatlah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini kita tengah dihadapkan pada kondisi wabah virus corona.

Apabila kita melihat kondisi Indonesia saat ini yang belum menunjukkan penurunan penularan wabah virus corona sehingga situasi dipandang masih tidak aman untuk berkumpul orang banyak, maka shalat Idulfitri di lapangan sebaiknya ditiadakan atau tidak dilaksanakan. Bagi yang menghendaki, maka sholat idul fitri dapat dilaksanakan di rumah masing-masing bersama keluarga. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai penularan virus corona agar kita segera terbebas dari wabah virus corona. Tata cara sholat idul fitri di rumah sama seperti sholat idul fitri di lapangan. Tidak ada ancaman agama atas orang yang tidak melaksanakannya, karena sholat idul fitri adalah ibadah sunnah.

 

Oleh : Ustadz Kahfi

×

Hallo Sobat Askafi!

Silahkan klik dibawah untuk chat melalui Whatsapp atau ajukan pertanyaan melalui Email di lazismuaskafi@gmail.com

× Hallo ada yang bisa kami bantu?